Sunday, March 01, 2009
1169: Diplomasi “Dahsyat”A la Hillary

Mengamati kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang baru Hillary Clinton ke Indonesia sangat menarik karena beberapa alasan. Pertama-tama haruslah diingat bahwa Wakil Presiden Joe Biden memberitahukan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa hadirnya Ny. Clinton di Indonesia adalah atas petunjuk langsung dari Mr Obama. Semula, Clinton hanya akan mengadakan lawatan ke Jepang, Korsel dan Cina. Tapi setelah diingatkan oleh Obama agar jangan melewatkan Indonesia dalam lawatannya tersebut, jadilah Jakarta kota kedua yang dikunjungi.

Setelah mengingat hal tersebut di atas, maka berikutnya kita harus mencoba mengingat lagi janji-janji Obama pada saat pidato kemenangannya dan pada saat inagurasinya, terutama tentang hubungan luar negeri. Terutama lagi tentang hubungan AS dengan dunia Islam. Dari pidato-pidatonya tersebut, bisa terlihat niatan Obama untuk memperbaiki hubungan dengan dunia muslim. Kebetulan, Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Kebetulan lagi, Obama menghabiskan empat tahun masa kecilnya di Jakarta. Tidak heran jika Obama mengingatkan Clinton untuk "mampir" ke Indonesia, karena semuanya klop. Di satu sisi dia mulai membangun jembatan AS-Islam yang hancur lebur diluluhlantakkan bom-bom di Irak dan Afghanistan, di sisi lain dia juga membuat senang Indonesia (mungkin memanjakan ingatan masa kecilnya juga) karena orang Indonesia akan berpikir, "Lihat, Obama masih ingat kepada kita!"

Memperbaiki citra AS yang kadung hancur-lebur tidaklah mudah. Orang biasa melihat AS menggunakan kekuatan militernya, dan bukan kekuatan diplomasi. Biasanya Dephan AS akan lebih duluan menyalak, sebelum akhirnya Deplu mereka berupaya memadamkan gejolak kemarahan masyarakat dunia gara-gara aksi Dephan tersebut atau justru membela langkah militer adidaya mereka di negara-negara periphery yang sebenarnya sangat tidak proporsional sebagai sparring partner Paman Sam. Perlu sebuah langkah baru dalam diplomasi ini, yang membuatnya lain daripada yang lain. Mengunjungi sekolahan saja tidaklah cukup, apalagi karena Menlu Condoleeza Rice pun melakukan kunjungan ke sekolah pada saat dia menjabat sebagai menlu. Jadi apa?

Dulu saya pernah membuat perbandingan antara kunjungan PM Inggris (saat itu) Tony Blair dengan kunjungan Rice. Salah satu aspek yang saya perbandingkan adalah kekuatan pengamanan dua tokoh penting tersebut. Saya ingat, pengamanan Rice dilakukan dengan sangat berlebih dan mencolok. Seorang marinir AS bahkan menodongkan senapan serbunya ke arah kamerawan, dari MetroTV kalau saya tidak salah. Sebaliknya pengamanan terhadap Blair tidak begitu mencolok, meskipun saya yakin pengamanannya lebih ketat, karena Blair adalah kepala pemerintahan sementara Rice "cuma"menteri.

Kali ini saya melihat pengamanan untuk Clinton tidak berlebihan. Setidaknya, saya tidak melihat berita yang membuat saya berpikir bahwa dia adalah seorang paranoid karena pengamanan yang ekstra parno. Rasanya sih, semua wajar saja. Kalau pun sampai ada pemblokiran sinyal di daerah Halim, Pejambon dan tempat-tempat lain yang dikunjungi, rasanya itu sudah menjadi SOP bagi pengamanan VVIP di mana saja. Jadi, untuk poin ini Amerika sudah membuat kemajuan.

Tapi rasanya kejutan yang lumayan besar dari kunjungan Clinton adalah hadirnya dia di acara musik Dahsyat yang dipandu oleh Luna Maya, Olga dan Raffi Ahmad. Meskipun ketika wawancara dua nama terakhir tidak hadir (diganti oleh Isyana Bagus Oka kalau tidak salah), dan wawancara itu tidak dilakukan secara langsung, tapi tetap saja kejadian itu lumayan mengejutkan. Buktinya, hampir seluruh 60 calon diplomat muda Indonesia yang sedang pendidikan di Pusdiklat (60 orang lainnya sedang mengikuti diklat lain) bersemangat untuk melihat acara tersebut, meskipun akhirnya harus kecewa karena penerimaan gambar televisi di ruang kelas tidak begitu baik.

Melihat seorang menteri luar negeri sebuah negara adikuasa di suatu acara yang tidak bersifat resmi (bukan acara temu bincang Kick Andy misalnya), apalagi acaranya itu adalah acara musik (pembawa acaranya ngocol pula), mungkin di luar dugaan banyak orang. Bahasa kerennya, "Beyond everybody's craziest dreams!". Hanya saja, kalau dipikir-pikir, baik disengaja atau tidak hadirnya Cinton di acara tersebut sinkron dengan upaya Obama untuk merubah citra Amerika dari citra yang menyeramkan dan galak menjadi citra bersahabat dan ramah. Musik hampir selalu bersifat dinamis (kecuali musik klasik yang sering dianggap kaku) dan acara bincang-bincang hampir selalu dianggap statis (kecuali Bukan Empat Mata yang justru menjual kekonyolan). Ditambah lagi, acara musik "Dahsyat" ditonton oleh anak-anak muda, yang lagi-lagi bersifat dinamis sementara bincang-bincang hampir selalu identik dengan orang-orang serius yang menyukai topik-topik berat.

Apapun itu, kehadiran Clinton mampu memberikan kita sedikit preview tentang peranan Amerika Serikat di dunia untuk empat tahun mendatang. Hanya saja, sama seperti film, preview bisa menipu. Ada film yang sebenarnya butut tapi karena preview-nya bagus maka film itu ditunggu banyak orang (dan kemudian mereka kecewa setelah menontonnya karena aslinya tidak sebanding dengan iklan). Sebaliknya, ada juga film-film keren yang menjadi tidak laku hanya karena preview-nya tidak digarap secara baik. Untuk itu, saya memberikan tepuk tangan dan apresiasi yang besar terhadap preview Hillary Clinton yang tergolong nendang. Tetapi sekali lagi, masih terlalu dini untuk menilai keseluruhan episode tentang Amerika yang baru di bawah Obama.


Labels: , ,

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home

Important Notice / Penting

First, this blog may contain unsuitable postings for people under 18 years (or under adult age according to your local law). If you're under age and encounter such postings, kindly leave immediately. Second, the entries here are my personal views and opinions and cannot in anyway be taken as the official views, opinions, or standings of the Department of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia or other parties unless specifically mentioned otherwise. / Pertama, blog ini mungkin memuat materi yang hanya cocok untuk usia 18 tahun ke atas (atau usia dewasa menurut hukum setempat). Jika kamu di bawah umur dan menemukan materi seperti itu, silahkan tinggalkan blog ini. Kedua, semua entri di sini adalah pandangan dan pendapat pribadi saya dan sama sekali tidak bisa dianggap sebagai pandangan, pendapat atau posisi resmi Departemen Luar Negeri Indonesia atau pihak-pihak lain kecuali disebutkan sebaliknya secara spesifik.

Not So Secret Facts

Image Hosted by ImageShack.us

Arya Nasoetion, Indonesian, Bogor-Jakarta-Bandung, 1979, Master of Science in European Studies, part-time detective, sometimes a writer, diplomat in the making, world (not American) football maniac, hate to read text books (but have to), crazy about Sherlock Holmes and Kudo Shinichi, admire Himura Kenshin, want to pilot Voltes V just like Gou Kenichi.

Published Works

Image Hosted by ImageShack.us

Published in December of 2007 by GagasMedia. Buy it online at: Bukabuku.com, Inibuku.com or Cibuku.com


Image Hosted by ImageShack.us

Published in July of 2007 by GagasMedia. Buy it online at: Bukabuku.com, Inibuku.com or Cibuku.com

Contact Information

To contact me, please send your e-mail to arya.nasoetion@yahoo.com

Profiles

To see my Blogger profile, click here.

To view my Friendster profile, click here.

To view my Goodreads profile, click here

To view my Multiply site, click here

To check my profile at Wikikronologger, click here

Reserved Rights

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 License.

JANGAN ASAL COPY - PASTE karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Sideblog by Tumblr

Shouting Place


Free shoutbox @ ShoutMix

For your Information

Where is the name "Can You Keep a Secret?" taken from?

This Blog is named after Utada Hikaru's song, not after Sophie Kinsella's Chicklit.

Why is it called "Can You Keep a Secret?"?

Because you are expected to keep whatever you have read here a secret, especially if the entry is related to my personal experience.

I've seen several themes for this blog. For instance, the World Cup 2006 theme, the Ruthless Zionists theme, the Jack The Ripper theme, and the Sherlock Holmes: Hound of the Baskervilles theme. What is the theme now?

The current theme is still Sherlock Holmes. The picture used for the header is taken from "The Sign of Four" novel. The two persons are Sherlock Holmes and his trustee companion, Dr. Watson. The dog is Toby. "I would rather have Toby's help than that of the whole detective force of London," Holmes states in the novel. You can either read it online, download the story from project Gutenberg, or read the summary in wikipedia.

Who is Sherlock Holmes?

Where do you live all this time? A cave? He is a fictional detective created by Sir Arthur Conan Doyle. I can safely say that he is the most famous detective, fictional or not - alive or dead, in the world. For more details, you can visit Sherlockian.net.

Why do you use this theme for your blog?

Obviously, because I am a fan on Sherlock Holmes. Secondly, because this theme is designed especially for me by Nindya. Thanks a lot, :)

What is the best browser to view this blog?

I'm not sure. Please report bugs if you see them.

How about the screen resolution? What resolution do you recommend to view this blog with?

You would probably want to set your monitor at 1024 * 768 or higher resolution.

Are you are going to make daily entries?

Probably not. Please subscribe to my feed so you won't be missing any up-dates.

Are you going to moderate comments?

Although comments are generally welcomed, but I do reserve the rights to publish or not to publish and to delete a comment (including the ones on the shoutbox). And I don't have to explain my actions to you, thank you very much.

You give the choice to leave anonymous comments in the commenting system. Are you really allowing that? Or did you forget to turn that option off?

I would really appreciate it if you put your name on the comments you make. Having that said, I do recognize your rights to make anonymous comments or to put a fake name on your comments. So, if you feel like doing it, please do. However, I won't be as appreciative to it as I am to the comments made under a real name.

Secret Reading

Secret Pictures

Best Friends Since Forever

Aciedo's Wedding

First Appearance in KSB

From Mangiare to the Moustache Man

Gladi Resik Wisuda

Going Europe

Journal Launching + Contemporary Europe Seminar

Once Upon a Time in Bandung

Second Appearance in KSB + to the Fantasy World

Seminar on the EU, 2005

Wisuda

Please, Don't Keep These a Secret!

Boycott Israel

Palestine Blogs - The Gazette

Freedom of Speech on the Internet!

 

 

Others' Secrets

Visited Sites

Recent Posts

Archives

Affiliations

Powered by Blogger

BlogFam Community

rank blog indonesia

Powered by FeedBurner

Visitors

I feel obliged to tell you that your visit is being tracked. Meaning, I have data about your IP address, what system you are using, what city you are currently in, etc. Meaning, I'll know everything you are doing in here

Visible counter by:

Has been tracking since June 12, 2005

Invisible counter by:

 Subscribe Instead